Tentang artis — Lee Sang Gul

“Apa yang bisa saya berikan kepada orang lain?”
Musik Lee Sang Gul berawal dari pertanyaan itu. Meski tidak pernah menempuh pendidikan musik formal, ia tidak ingin membiarkan melodi yang muncul dalam benaknya berlalu begitu saja. Selama bertahun-tahun, sambil bekerja untuk mencari nafkah, ia belajar komposisi secara otodidak dan berlatih piano. Melalui karya yang belum selesai dan banyak percobaan, ia perlahan menulis musiknya sendiri.
Namun, ada kalanya ia sulit menemukan alasan untuk terus berkarya. Ia merasa karya yang dibuatnya dengan susah payah tidak menjangkau siapa pun, bahkan meragukan nilainya. Kemudian, pendengar yang tidak dikenalnya menceritakan perasaan mereka saat mendengarkan musiknya. Mengetahui bahwa ada orang yang menantikan dan menikmati melodinya membangkitkan kembali harapannya yang mulai pudar.
Sejak saat itu, Lee Sang Gul memendam mimpi untuk menciptakan karya piano yang dapat menemani orang-orang dalam waktu lama, meskipun hanya satu karya saja. Ia berharap dapat menjalani hidup di mana ia dapat secara konsisten menciptakan musik dan mewariskan karya-karya tersebut kepada pendengar di masa depan dan keluarganya.
Jawaban atas pertanyaan yang pertama kali ia ajukan pada dirinya sendiri kini jelas. Apa yang dapat ia berikan kepada seseorang adalah musik yang menjadi penghibur dan harapan, melampaui waktu dan jarak.